Selasa, 23 April 2019

#12

Aku dikenal sebagai seorang yang pintar,  sejujurnya aku tidaklah pintar,  aku hanya berusaha maksimal mungkin untuk terlihat biasa saja, karena aku orang yg paling ribet terhadap sesuatu.

Aku akan berfikir dengan cukup keras dan mempertimbangkan berbagai perasaan dan kemungkinan yang terjadi jika itu terjadi padaku atau pada orang-orang disekitarku yang setelah cukup lama ku pelajari dan itu disebut dengan empati.

Untuk memutuskan sesuatu aku percaya pada putusan pertama yg ku ambil. Walaupun terlihat buru-buru dan emosional tapi aku akan tarik nafas dalam, tahan 5 detik sambil pejamkan mata dan fokus ke satu hal yg kupikirkan sambil mengucapkan Asma Allah yg kuingat. Maka itulah jawaban yang akan ku berikan. Dan banyak yg bilang itu Wise, Kebijakan.

Aku orang yg paling suka bertanya dan terdiam saat ditanya dan ujung-ujungnya jawaban yang kulontarkan sering dianggap sebuah lawakan 😂. Orang-orang menyebutnya kritisme

Aku jarang melakukan sarcasme, kecuali aku sudah gedek dengan seseorang, atau aku menyerah. Tapi satu yg kuingat aku akan mengubah sarcasme menjadi humor renyah, serenyah rengginang atau kemplang yang sebentar lagi berseliweran di angkutan umum dan iklan produk makanan yang mulai bersambung tiap harinya.

Salam dariku,

Teman sesuka hatimu.

Tulisan ini sekaligus pertanda, ku mohon maaf atas segala kesalahan yang pernah ku perbuat, sengaja atau tak sengaja, lisan ataupun tulisan

"Menjelang Ramadhan, dibulan Sya'ban"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar